Disuatu kelas dibulan agustus.
[Dibagian belakang kelas ]
Duduklah seorang perempuan yang sedang merapikan rambutnya. tiba-tiba masuklah seorang guru kedalam kelas.
"Anak-anak, kita kedatangan murid baru"
Seketika Masuklah seorang laki-laki putih dengan memakai kalung salib dilehernya, saat laki-laki berdiri didepan kelas. Perempuan itu melihatnya tanpa mengedipkan mata.
"Perkenalkan Nama saya Calvin"
"Calvin silahkan duduk dikursi paling belakang"
Guru pun meninggalkan kelas
"Makasi Pak" jawab salah satu senior dikelas itu
Ya, benar, pagi itu mereka sedang melakukan mos dalam ruangan. Semenjak calvin berdiri didepan hingga pak guru pergi meninggalkan kelas wanita itu terus melihat calvin. Entah ada angin apa.
Tiba-tiba
" Halo, aku calvin" sapa calvin kewanita yang ada diseberang tempat duduknya itu
"Halo, aku Lia" balas wanita itu, wajahnya yang putih kini mulai memerah.
"Hei yang dibelakang jangan berisik" teriak salah satu kakak senior yang bernama emil.
"Kalian semua pokoknya besok harus dandan seperti ibu yang bawa anak, dengan muka yang coret-coret! , satu hal lagi... Kalian harus bawa coklat dan buat dua surat.. Satu surat cinta. Satu surat benci. Mengerti?"
"Mengerti kak" jawab seisi Kelas
Ketika suasana sepi, anita mulai berkenalan dengan calvin ,
"Vin, minta nomer hapemu"
" 085266853xxx , kamu kasih surat cinta kesiapa?"
" Mungkin kak Rivaldo , atau kak ilham"
"Kalau surat benci?"
" Mungkin Kak Ratna atau kak dewi"
Calvin pergi meninggalkan Lia sendiri dikelas, ketika Lia melihat keluar jendela terlihat si calvin lagi ngobrol dengan kak emil.
-Malam Harinya-
"Perlengkapan sudah tinggal bikin surat nih, mending sms calvin dulu ah"
To:Calvin
"Vin, udah selesai?" Sms sent
From:Calvin
"Udah nih, tidur dulu ya"
-Keesokan Harinya-
Siang itu dikorior terlihat si Lia sedang gelisah,
"Kasi sekarang ga ya, atau nanti aja, sekarang, nanti, sekarang ,nanti,sekarang deh"
"Vinnnnn" Teriak Lia
"Ya ada apa ya"
Lia Mulai mendekati Calvin yang ingin menuju kelas
"Anuuu..."
Lia mulia gugup, dia coba beranikan diri
"Vin... "
Diaa memegangnya dari dalam tas
"Iya ada apa lia?
tapi dia tidak berani mengeluarkannya
"Ituu.... Hmmmm.... Sore nih setelah penutupan sibuk ga ya?"
"Kelihatannya enggak sih"
"Ayo pada masuk kelas ayo-ayo" teriak salah satu senior dari ruang kelas.
"Oke, semua berikan surat cinta kalian kepada kakak senior kalau dia diruangan ini, sisanya dikumpulkan aja"
Satu persatu maju mengumpulkan dua buah surat. Kecuali Lia yang hanya meletakan satu surat benci begitu juga calvin.
Tiba-tiba Calvin maju kedepan. Dia menghampiri emil dan memberikan surat itu ke emil. Kak Emil membuka surat itu, dan dia menunjuk Lia untuk membacanya, Lia membacanya sedikit demi sedikit semakin dibaca semakin terasa perih. Emil hanya tersenyum dan si Calvin tertunduk malu. Setelah selesai dibaca, seluruh kelas terburu-buru karena dipanggil kelapangan.
-sesaat setelah penutupan Mos berlangsung-
Murid-murid kembali kekelas mencopot attribute-attribute mos dan bersiap untuk pulang.
"Vin, aku mau bicara"
Satu-persatu murid meninggalkan kelas
"Tentang apa ya lia?"
Hingga tinggal mereka berdua.
"Aku mau kasih sesuatu"
Lia membuka tasnya seperti mencari sesuatu
"Hmmm?"
Tiba-tiba diluar kelas melintas kak emil.
"Tunggu ya Lia"
Calvin keluar kelas menghampiri emil. Calvin mengeluarkan bunga,coklat,dan sebuah karya foto. Dia berjongkok. Dia berbicara. Dan mereka bergandengan tangan.
Sore itu terlihat sebuah surat warna pink yang sedikit basah terletak diatas meja.
Desdiandi. Diberdayakan oleh Blogger.
Twitter
Facebook
0 komentar: (+add yours?)
Posting Komentar
Cantumkan Nama, Kota, @mail