Penjadwalan Disk Drive
Efisiensi disk drive dipengaruhi oleh "Kecepatan Waktu Akses dan Besarnya disk Bandwith". Waktu Akses memiliki dua komponen utama yaitu waktu pencarian dan waktu rotasi disk. Disk badwith adalah total jumlah bytes yang ditransfer dibagi dengan total waktu dari awal permintaan transfer sampai transfer selesai kita dapat meningkatkan waktu akses dan badwidht dengan menjadwalkan permintaan dari I/O dalam urutan tertentu
Waktu Pencarian adalah waktu yang dibuuhkan disk arm untuk mengerakan head ke bagian slinder disk yang mengandung sektor yang diinginkan.
Waktu rotasi disk adalah waktu tambahan yang dibutuhkan untuk menunggu perputaran disk agar head dapat berada diatas sektor yang diinginkan.
Apabila suatu proses membutuhkan pelayanan I/O dari disk, maka proses tersebut akan melakukan system call ke sistem operasi. permintaan tersebut membawa beberapa informasi, antara lain:
- Operasi Input atau Output
- Alamat disk untuk proses tersebut
- alamat memori untuk proses tersebut
- jumlah bytes yang akan ditransfer
Pelayanan akan dilayani pada suatu proses apabila disk drive beserta pengendali tersedia untuk proses tersebut. apabila disk drive dan pengendali sedang sibuk melayani proses lain, maka permintaan tersebut akan diletakkan pada suatu antrian permintaan. Dengan begitu, jika suatu permintaan telah dilayani, maka Sistem Operasi akan melayani permintaan dari antrian berikutnya.
Pemilihan Algoritma Penjadwalan Disk
Tidak ada algoritma yang terbaik, setiap penjadwalan memiliki ciri khas, kegunaan dan kelemahan masing-masing. setiap algoritma memiliki masalah Starvation. mari kita lihat penjadwalan penjadwalan pada disk dibawah ini:
Penjadwalan FCFS
Penjadwalan FCFS ini sangat adil walaupun kecepatanya yang lambat. dimulai dari head. dan akan melaksanakan proses sesuai urutan yang telah ditentukan.
Head : 50
Queue : 10, 45, 37, 56, 60, 25, 78, 48, 88, 70, 5, 20.
Gambar ini diadaptasi dari [Silberschatz2002,
halaman 494]
|
Penjadwalan SSTF
Penjadwalan Shortes-seek-time-first(SSFT) algoritma yang melayani permintaan berdasarkan waktu pencarian paling kecil dari posisi head terakhir.
Head : 50
Queue : 48, 45, 37, 25, 20, 10, 5, 56, 60, 70, 78, 88.
Gambar ini diadaptasi dari [Silberschatz2002,
halaman 494]
|
Penjadawalan SCAN ini disebut juga algoritma lift(elevator) karena kerjanya yang sama seperti lift pada umumnya. dimulai dari head dan langsung ke "BATAS" paling atas silinder lalu akan turun ke silinter paling bawah.
![]() |
Head : 50
Queue: 10,45,37,56,60,25,78,48,88,70,5,20
Gambar ini diadaptasi dari [Silberschatz2002,
halaman 495]
|
Penjadwalan C-Scan
penjadwalan C-Scan ini merupakan modifikasi dari SCAN untuk mengurangi stravation. perbedaannya hanyalah pergerakan disk arm setelah sampai batas paling atas, silinder akan berbalik arah menuju ke Batas Paling Bawah tanpa melayani permintaan dan akhirnya menuju ke Head.
Head : 50
Queue : 10,45,37,56,60,25,78,48,88,70,5,20
Gambar
ini diadaptasi dari [Silberschatz2002, halaman 496].
|
penjadwalan look in iseperti bisa "melihat". algoritma yang memperbaiki Kelemahan dari SCAN dan C-Scan dengan cara melihat arah pergerakan dan permintaan. dimulai dari head menuju ke atas, dan menuju kepermintaan dari head menuju kebawah. sehingga Disk Arm tidak perlu ke Batas Paling atas atau Batas Paling bawah.
![]() |
Head : 50
Queue :10,45,37,56,60,25,78,48,88,70,5,20
Gambar ini diadaptasi dari
[Silberschatz2002, halaman 497].
|
penjadwalan C-LOOK
penjadwalan yang memperbaiki Penjadwalan Look.pergerakannya dimulai dari head menuju permintaan paling atas setelah itu langsung menurun ke permintaan paling bawah tanpa menanggapi permintaan lainnya. akhirnya kembali ke head.
![]() |
Head: 50
Queue : 10,45,37,56,60,25,78,48,88,70,5,20
Gambar ini diadaptasi dari [Silberschatz2002, halaman 497].
|
Nim : 13.01.53.0047
nama : desdiandi hartopoh
Twitter
Facebook

.jpg)
0 komentar: (+add yours?)
Posting Komentar
Cantumkan Nama, Kota, @mail